UPT Data dan Teknologi Informasi (DTI) Universitas Syiah Kuala sukses menyelesaikan tahap pertama pembaruan infrastruktur jaringan inti (Core Network) kampus pada bulan ini. Pembaruan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas bandwidth antar-fakultas dari 10 Gbps menjadi 100 Gbps.
Kepala UPT DTI USK menyampaikan bahwa peningkatan ini merupakan respons atas lonjakan kebutuhan akses data tinggi dari kalangan peneliti dan sivitas akademika, terutama terkait penerapan Smart Campus dan riset berbasis Big Data.
“Dengan infrastruktur baru ini, kendala bottleneck saat masa pengisian KRS (Kartu Rencana Studi) atau penyelenggaraan ujian CBT berskala besar dapat diminimalisir hingga 95%,” ungkapnya.
Fase kedua pembaruan jaringan yang berfokus pada perluasan akses titik WiFi (Access Point) di fasilitas ruang terbuka mahasiswa direncanakan rampung pada kuartal mendatang.
